Vakum adalah kondisi hampa udara yang diciptakan di dalam kop untuk menghasilkan tekanan negatif. Dalam dunia medis, teknik ini dikenal sebagai Negative Pressure Therapy. Jika pemijatan konvensional bekerja dengan cara memberikan tekanan ke bawah (kompresi), vakum pada bekam bekerja dengan cara menarik jaringan ke atas (dekompresi).
Bagaimana Vakum Bekerja pada Jaringan?
Saat udara dikeluarkan dari dalam kop, tekanan atmosfer di luar kop menjadi lebih besar daripada di dalam. Hal ini menciptakan efek hisap yang kuat yang mempengaruhi beberapa lapisan tubuh sekaligus:
Lifting Effect: Kulit, fascia (selaput otot), dan lapisan lemak ditarik ke atas. Ini membantu mengurai perlengketan jaringan yang sering menyebabkan kaku otot.
Filtrasi Cairan: Tekanan negatif memaksa cairan interstisial dan darah dari pembuluh darah kapiler yang lebih dalam untuk naik ke permukaan kulit.
Stimulasi Baroreseptor: Tekanan hisap menstimulasi reseptor saraf di kulit yang mengirimkan sinyal ke otak untuk memulai proses relaksasi otot secara alami.
Tingkat Kekuatan Vakum
Seorang terapis profesional harus memiliki insting yang kuat dalam mengatur kekuatan vakum:
Vakum Ringan: Digunakan untuk anak-anak, lansia, atau area kulit yang tipis. Tujuannya hanya untuk relaksasi dan sirkulasi ringan.
Vakum Sedang: Standar umum untuk pengobatan nyeri otot dan kelelahan.
Vakum Kuat: Biasanya digunakan pada area dengan massa otot tebal seperti punggung atau paha untuk mengatasi masalah kronis. Namun, vakum yang terlalu kuat berisiko menyebabkan lepuhan (blister) pada kulit.
Inovasi Teknologi Vakum
Dahulu, vakum diciptakan menggunakan api (Fire Cupping). Api dimasukkan ke dalam gelas kaca untuk membakar oksigen, lalu gelas segera ditempelkan ke kulit. Saat udara mendingin, vakum tercipta secara alami. Kini, metode tersebut banyak digantikan oleh Hand Pump (pompa tangan) atau Electric Vacuum Machine. Keuntungannya adalah praktisi dapat mengontrol derajat kekuatan hisapan secara presisi dengan melihat indikator tekanan atau jumlah tarikan pompa.
Manfaat Limfatik
Efek vakum juga berfungsi sebagai "pompa" bagi sistem limfatik. Ia membantu menggerakkan cairan getah bening yang statis menuju kelenjar getah bening untuk disaring, sehingga sistem pertahanan tubuh meningkat dan pembengkakan (edema) dapat berkurang.